Hotel De Abian Bali Review: Villa dengan Kolam Renang Pribadi

0
1731
De Abian Hotel
De Abian Hotel

De Abian Hotel Bali

De Abian Villa

Jalan Danau Tempe nomer 37, Sanur, Bali.

Telepon: 085100499514, 085100800277.

(Pastikan menggunakan nomer telepon ini, jangan menggunakan telepon hasil pencarian Google karena nomer telepon yang tercantum dari hasil pencarian Google tersebut adalah nomer pegawai marketing hotel lama yang sudah tidak bekerja di Hotel De Abian lagi.)

Bali. Waktu itu, saya mendapat tugas ke Bali dari kantor tempat saya bekerja. Ngenesnya, saya belum memesan hotel sampai hari H! Wah, kalau hotel di Bali full booked semua bagaimana nih?

Biasanya sih, untuk urusan jalan-jalan, saya memilih menginap di sekitar jalan Poppies Lane, Kuta. Dan biasanya pula hotel-hotel kelas backpacker di kawasan ini tidak dapat dipesan sebelumnya. Harus dipesan saat itu juga alias go show. Dan saya tidak pernah khawatir. Tapi sekarang agak deg-degan juga karena perjalanan kali ini bukan untuk urusan pribadi, melainkan urusan pekerjaan.

Karena urusan pekerjaan yang harus saya laksanakan berada di sekitar Denpasar, yang jaraknya lumayan jauh dari Kuta, akhirnya saya pun mencari hotel di daerah Denpasar. Beberapa saat setelah pesawat mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali, saya nongkrong lama sekali untuk browsing hotel di dekat Denpasar. Bukan karena susah mencari penginapan di Bali, justru sebaliknya. Mencari hotel di Bali saat itu lumayan mudah dan murah! Mungkin karena bukan peak season kali ya?

Karena alasan mudah dan murah inilah. akhirnya saya mendapat banyak pilihan hotel. Saya membuka sebuah website pemesanan hotel dan memasukkan sebuah keyword ‘Hotel dengan private pool‘. Ya, saya ingin bergaya jetset ala-ala selebritis papan atas yang selalu pamer menginap di hotel dengan kolam renang pribadi. Ternyata ada lho di Bali, hotel yang menyediakan kamar dengan kolam renang pribadi dengan harga lumayan terjangkau.

Baca juga  Pengalaman Menggunakan AirBNB di Luar Negeri

Pilihan saya akhirnya jatuh pada De Abian hotel. Penginapan ini berada tak jauh dari Denpasar sebagai pusat keramaian di Bali. Hanya berjarak… Yah, sekitar 15-30 menit saja lah.

“Okay, hanya 600ribu. Masih masuk budget lah.” Kemudian saya memesan hotel tersebut melalui website travel penyedia layanan hotel. Di website tersebut, tercantum harga 800 ribu sekian. Saya dapat diskon dengan harga 200ribu rupiah lebih murah. Senang dong. Siapa sih nggak senang dapat diskon?

Saya pun mendatangi hotel tersebut. Tak masalah walaupun lokasinya bukan di dekat tempat wisata utama karena saya menggunakan motor sewaan menuju hotel tersebut.

“Selamat siang, ada yang bisa dibantu Pak?”

“Selamat siang, tadi saya pesan hotel melalui website blablahba#^hg&s.com mbak. Atas nama Tom Cruise” Yakeles gue pakai nama Tom Cruise. LoL

“Coba saya cek dulu ya Pak. Oh ya, welcome drink-nya mau jus jeruk atau kopi atau yang lain Pak?”

“Jus jeruk aja mbak”

“Baik Pak, silakan di tunggu di sofa ya Pak”

Tak lama kemudian jus jeruknya tiba. Sembari menunggu resepsionis mengurus kamar saya dan segala urusan administrasinya, saya pun melihat-lihat desain interior lobby hotel yang bergaya khas Bali sambil minum jus jeruk. Nyeesss. Seger banget nih es jeruk sampai ke tenggorokan.

“Bapak dapat harga berapa di blablahba#^hg&s.com?”

“600ribu mbak”

“Wah, kalau bapak langsung pesen ke hotel, saya kasih harga 450ribu Pak.”

“Yah, sudah terlanjur Mbak. Ya sudah deh, malam berikutnya saya pesan tapi dikasih harga 450ribu ya?”

Kemudian saya di antar menuju kamar. Wow, ternyata bentuknya mirip villa. Jadi, satu kamar diberi pagar tersendiri terpisah dari kamar lain. Bentuknya hampir mirip rumah satu kamar, bukan seperti hotel pada umumnya. Karena di pagar, tentu saja tamu lain tak bisa melihat kita di villa kita tersebut. Privacy terjaga.

Baca juga  Ibis Styles Sunter: Makanannya Juara!

Fasilitas kamar. I repeat, fasilitas kamar pribadi, bukan fasilitas hotel yang digunakan ramai-ramai, lumayan lengkap. Di luar kamar disediakan Gazebo, kulkas, dapur, dan tentu saja apa yang saya cari dari penginapan ini: KOLAM RENANG PRIBADI! YAY!!!

Yang namanya kamar pribadi yang diberi pagar, tentu saja kita bebas ngapain saja di situ. Mau guling-guling, mau tengkurap, atau… mau renang sambil bugil? Terserah!

De Abian Bali
Kamar De Abian yang luas

Saya pun kemudian masuk ke dalam kamar. Hmm.. luas juga kamarnya. Setelah saya taruh barang dan menyalakan AC kamar tidur, saya menuju ke kamar mandi. WOW, ukuran kamar mandinya hampir segede ukuran kamar tidur. Luas banget! INI KAMAR MANDI ATAU LAPANGAN GOLF????

Di dalam kamar mandi terdapat bathtub yang airnya bisa diatur suhunya panas/dingin. Di pinggir bathtub dihiasi tanaman Lily. Bunga Lily-nya beneran bunga hidup lho, bukan tanaman plastik.  Omaigat. Chantique sekali! Ada satu hal yang disayangkan dari kamar mandi ini: agak bau karena tidak ada exhaust yang membuang bau tersebut keluar kamar mandi.

De Abian Bali
Bathtub yang dihiasi bunga Lily dengan pilihan air panas dan dingin

Dengan hanya berbalut sempak, saya pun menceburkan diri, berenang di kolam renang pribadi tersebut. Hey, siapa yang mau protes kalau saya hanya bersempak saja? Ini kolam renang cuma ada gue. Saya pun berenang bersama bunga-bunga Frangipani/Bunga Kamboja yang gugur dari pohonnya langsung.  Ini Bali banget. Bali. Pake Banget!

Kolam Renang Pribadi De Abian Hotel Bali
Kolam Renang Pribadi @ De Abian Hotel.

Setelah puas berenang, saya lanjutkan acara jalan-jalan sebentar di Bali karena senja sudah merasuk ke bumi.

—-

“Tok tok tok… Selamat pagi Pak, sarapannya sudah siap.”

Ah, tamu benar-benar diperlakukan seperti raja. Sarapan diantar sampai ke kamar. Sarapannya harus pesan sehari sebelumnya dan sudah termasuk bagian dari tarif yang kita bayarkan tadi dengan pilihan menu barat atau nasi goreng. Oh ya, selain sarapan, fasilitas gratis lain yang kita dapatkan adalah wifi, televisi, kulkas, gazebo, dapur, dan lain-lain. Banyak deh.

Baca juga  Pengalaman Menggunakan AirBNB di Luar Negeri

Kemudian saya meninggalkan hotel sementara untuk urusan pekerjaan di Denpasar. Bye kolam renang pribadiku. Jangan nangis ya, aku hanya pergi tuk sementara, bukan tuk meninggalkanmu selamanya #MalahNyanyik

—-

“Tadi menginap di mana Mas?” tanya salah seorang pegawai kantor yang saya kunjungi.

“Di Hotel De Abian Pak.”

“De Abian? Di mana tuh?”

“Di Jalan Danau Tempe Pak.”

Pegawai tersebut terbelalak kaget.

“Mas, Jalan Danau Tempe kan area prostitusi. Mengapa mencari hotel di situ?”

Saya pun kaget. Membalas terbelalak juga.

“Ah, yang benar Pak? Saya semalem di sana tidak ada apa-apa kok.” jawab saya lugu karena memang sya tidak pernah mendengarnya,

“Beneran mas, di situ area red district-nya Bali. Kan hotel di Bali banyak banget. Mengapa milih di situ sih? Ah, jangan-jangan Mas sengaja ya memang nyari daerah situ ya?”

Saya pun tersipu malu. “Ah, Bapak pakai ngasih tahu segala sih. Kan, saya makin betah nginap di situ.”

Dan, saya pun tetap menginap di hotel ini. Bukan karena prostitusinya. Tapi karena kolam renang pribadinya.

REVIEW OVERVIEW
Rating
SHARE
Previous articlePerbandingan KPR
Next articleContoh Menghitung KPR

LEAVE A REPLY