Pengalaman Menggunakan AirBNB di Luar Negeri

2
1036
AirBNB di Luar Negeri Amerika Serikat

AirBNB kini menjadi alternatif penginapan yang murah bagi para traveler selain hotel atau hostel. Mengapa? Sebagian besar atau bahkan mungkin seluruh penginapan dimiliki oleh perseorangan. Mereka kadang tidak membayar pajak, tidak membayar pegawai tetap, biaya-biaya lainnya masuk bagian dalam fixed cost rumah/apartemen/kos mereka, dan banyak lagi biaya-biaya yang dapat ditekan oleh pemilik penginapan yang pada akhirnya membuat tarif sewa di airbnb relatif lebih murah dibanding hotel/hostel.

Apa sih AirBNB itu? Asal usul namanya sih merupakan singkatan air break and breakfast. Kalau saya ibaratkan, AirBNB adalah kos-kosan online. Pemilik kamar/rumah/apartemen menyewakan huniannya dengan jangka waktu harian/mingguan/bulanan kepada penyewa melalui aplikasi online bernama AirBNB. Aplikasi ini menjadi semacam media bagi penyewa dan pemilik ‘kos-kosan’ untuk saling tawar menawar, berbagi informasi penginapan paling dekat dengan lokasi yang dituju, hingga akhirnya terjadi kesepakatan transaksi antara penyewa dan pemilik penginapan.

Apa keuntungan menggunakan AirBNB?
1. Rasa aman dan nyaman dalam bertransaksi. Ada fitur rating dan komen yang diberikan oleh penyewa dan yang menyewa. Jadi, baik penyewa maupun yang punya penginapan mengetahui reputasi masing-masing pihak. Jika reputasi penyewa jelek, pemilik penginapan bisa menolak. Demikian pula sebaliknya, jika rating penginapan jelek, si penyewa dapat mencari alternatif penginapan yang lain. Dengan demikian, ada rasa aman dan nyaman dalam bertransaksi.

2. Biasanya mempunyai fasilitas yang lebih komplit. Terkadang, pemilik penginapan mempunyai fasilitas yang lebih lengkap dibanding hotel/hostel, misalnya terdapat dapur, ruang tamu, dan sebagainya. Tentu saja cocok buat traveler yang ingin memasak sendiri masakannya.

3. Jumlah penghuni kadang tidak dibatasi. Banyak hotel atau hostel yang membatasi penghuni maksimal 2 orang per kamar. Bahkan hostel dengan tipe dorm membatasi satu kasur untuk satu orang. Saya pernah menyewa satu unit apartment di airbnb dan kami isi buanyak banget orang. Yah, nantinya ada yang tidur di ruang tamu, kasur, karpet, dan sebagainya. Tidak ada masalah. Yang penting kita sebagai penyewa merasa ngirit. Kami hanya butuh tempat untuk tidur dan menaruh barang-barang kok.

Baca juga  Ibis Styles Sunter: Makanannya Juara!

4. Terkadang fleksibel dalam peraturan, misalnya waktu check in dan check out. Seringkali hotel/hostel memberi waktu check in pukul 14.00 dan waktu check out oukul 11.00. Dengan AirBNB, kita dapat melakukan kesepakatan mengenai masalah waktu check in dan check out di awal transaksi.

Kerugian:

1. Ketidakpastian. Kita harus menunggu konfirmasi dari si pemilik penginapan apakah menerima request kita atau tidak. Prosesnya kadang memakan waktu lumayan lama. Jika penginapannya tampak benar-benar bagus, biasanya kita selalu menunggu dengan harap-harap cemas. Beda dengan hotel/hostel yang dapat kita ketahui seketika mengenai ketersediaan kamar. Jika memang sangat dekat dengan hari keberangkatan, lebih baik mencari alternatif penginapan lain yang tingkat kepastiannya tinggi.

2. Dikelola secara amatir. Jika hotel/hostel dikelola secara profesional dengan standar yang telah ditetapkan, AirBNB tidak demikian. Semua tergantung oleh si pemilik penginapan. Jika beruntung, kita akan mendapat fasilitas yang hampir sama dengan hotel. Jika apes, ya dapat ala kadarnya seperti kos-kosan mahasiswa hehehe.

Berikut ini adalah pengalaman saya menggunakan AirBNB di luar negeri (Amerika Serikat)

Chicago

Ini adalah pengalaman terbaik selama per-AirBNB an saya. kami menyewa sebuah unit rumah yang sangat bagus. Desain interiornya sangat mewah, koleksi pajangannya sangat artistik, dan sangat luas sehingga banyak ruang sisa. Kami sempat bercanda seperti ini “Daripada kita capek jalan-jalan keliling Chicago, mending kita nikmati rumah ini aja ya.” Saking senangnya kita tinggal di rumah tersebut.

AirBNB di Luar Negeri Amerika Serikat Chicago
AirBNB di Chicago. Walaupun luarnya ala kadarnya seperti ini, isinya benar-benar mewah.

Kami tidak bertemu dengan pemilik rumah. Mereka hanya memberi kode gembok pintu setelah kami mentransfer uang ke mereka.  Kode inilah yang menjadi akses kami memasuki rumah.

Tallassee

Tallassee adalah sebuah kota kecil di negara bagian Tennessee. Tak banyak tempat wisata di sini. Loh, mengapa kami kemari? Kami hanya ingin berkumpul bersama teman-teman saja di sebuah cabin in the wood. Ya, rumah ini berada sangat terpencil di daerah perbukitan. Tak ada sinyal handphone di sini.

Baca juga  Hotel De Abian Bali Review: Villa dengan Kolam Renang Pribadi

Rumahnya sendiri terbuat dari kayu dengan tembok sebagian terbuat dari kaca sehingga akan tampak dari luar. Jika tidak ingin terganggu, tinggal tutup saja dengan gorden. Fasilitasnya lumayan lengkap seperti rumah pada umumnya. Ada hot tub dengan pemandangan langsung ke arah luar pula. Bagus banget lho. Kita bisa melihat danau dan pegunungan. Oh ya, rumah pemiliknya ada di sebelah rumah kami, sehingga akan sangat mudah jika kami membutuhkan sesuatu.

New York

Kami menyewa apartemen tipe studio dari seorang pemuda. Sepertinya dia juga menyewa apartemen tersebut tahunan, kemudian disewakan lagi melalui Airbnb. Mengapa? Karena terlalu muda untuk memiliki apartemen. Hahahaha… Tampangnya saja masih mahasiswa hehehe. *nuduh*

Kami membuat suatu janji untuk bertemu di suatu tempat penjemputan. Kemudian, kami diantar ke apartemennya oleh dia. Sepertinya sih, dia sebenarnya tidak boleh menyewakan apartemennya ke orang lain. Jadi, kami seolah-olah menjadi teman dia yang sedang main di situ. Cerdik juga.

Philladelphia

Di penginapan yang kami sewa di Philladelphia ini, kami berbagi dengan pemilik rumahnya. Jadi, pemilik rumah mempunyai 2 kamar tidur, salah satunya disewakan ke kami. Lagi-lagi kami diberikan kode gembok untuk mengakses rumah. Kami sendiri hanya bertemu di awal saja, karena selebihnya kami sibuk jalan-jalan di sekitar Philladelphia, sedangkan si pemilik rumah sibuk dengan pekerjaan rutinnya.

AirBNB di Luar Negeri Amerika Serikat Philadelphia
Penginapan kami di Philadelphia

Dengan banyaknya alternatif penginapan seperti ini, tentu saja yang diuntungkan adalah kita sebagai konsumen. Kita dapat memilih hotel, hostel, AirBNB, atau losmen lokal. Tinggal sesuaikan saja dengan preferensi kita.

2 COMMENTS

  1. halloww…salam kenal yaa. mau tanya dong rules sewa airbnb itu dihitung per orang atau gimana? misalnya mau sewa apartment atau kamar di daerah Chicago.

LEAVE A REPLY