4 Cara Mudah Mengatasi Ketombe dan Kulit Kering

0
755
Salad Buah Anti Ketombe Muka Mulus

Saya menemukan tips mengatasi ketombe ini secara tidak sengaja. Saya sudah mengalami masalah ketombe sejak lama dan mengatasinya hanya dengan menggunakan shampoo anti ketombe saja. Hasilnya memang lumayan ampuh. Setelah menggunakan shampoo tersebut, rambut terbebas dari ketombe. Namun hanya bertahan sehari dua hari. Jika tidak keramas dengan shampoo tersebut, tak lama pasti timbul lagi ketombe di kepala. Maka dari itu setiap hari saya selalu keramas.

Beberapa waktu lalu saya merasakan kulit muka yang sangat kering. Selain karena pertambahan usia, juga karena bekerja di ruangan ber-AC. Tidak sehat. Kulit muka yang dulu lentur kini mulai ‘layu’ hehehe. Saya pun memulai perawatan kulit sendiri dengan berbekal informasi dari internet.

Perawatan kulit yang saya lakukan bisa dikatakan 80% alami. Saya memang agak menghindari produk yang mengandung bahan-bahan kimia. Dan kebanyakan produk perawatan kulit ditujukan ke wanita, bukan pria. Walaupun saya yakin sama saja sih, tapi agak malu saja beli perawatan kecantikan hahaha.

Setelah melakukan perawatan kulit, secara tak sadar efeknya juga sampai ke kulit kepala,  bibir, otot, dan persendian. Saya sudah tidak merasakan lagi ketombe di kepala saya. Bibir pun juga terasa mulus dan licin. Juga, setelah nge-gym ataupun mendaki gunung, otot dan persendian yang biasanya terasa pegal, kali ini tidak terasa sama sekali! Ralat, pegel-pegel sedikit wajar, tapi pemulihannya tidak memakan waktu lama. Akhirnya saya menambah beban latihan fitness, lagi-lagi pemulihan otot berlangsung sangat cepat!

Akhirnya saya menyimpulkan bahwa perawatan kulit saya tersebut juga berpengaruh ke hal-hal lain yang tidak saya duga sebelumnya. Karena memang apa yang terkandung di dalam kulit juga terdapat di dalam jaringan otot, sendi, dan tentu saja kulit kepala. Perawatan yang saya lakukan apa saja sih?

Baca juga  Pengalaman Pindahan Rumah dengan GoBox

1. Ganti makan malam dengan buah dan sayuran

Saya sudah meninggalkan kebiasaan makan malam dengan nasi/gorengan/camilan junk food/dll. Saya menggantinya dengan mengkonsumsi buah-buahan/sayur-sayuran.

Mungkin akan sangat membosankan mengkonsumsi buah dan sayur. Apalagi setelah beberapa jam, cepat kembali merasa lapar. Kebiasaan orang Indonesia adalah, kalau tidak makan nasi, perutnya tidak kenyang. Saya pun begitu. Dulu.

Jujur saja, saya juga malas makan buah dan sayuran. Rasanya hambar. Kurang micin hahaha.

Namun saya akali dengan membuat salad buah dan sayuran. Dressing-nya menggunakan minyak olive/zaitun ditambah sedikit. Karena rasa olive oil ini juga hambar, saya pun menggantinya dengan dressing berikut:

Salad buah-buahan: awalnya saya menggunakan yoghurt tanpa rasa (plain). Karena yoghurt  jenis ini yang menyehatkan. Namun lama-kelamaan saya merasa bosan. Rasanya sungguh menyiksa. Kecut bangettt. Akhirnya saya pun menggantinya dengan yoghurt rasa buah-buahan. Prinsip saya sih, perawatan ya perawatan, tapi ya jangan menyiksa-menyiksa banget lah hahaha.

Salad sayur/sayur campur buah: saya menggunakan Italian/Balsamic dressing, ditambah kecap ikan, saus tiram, dan madu. Rasanya bagaimana? Yang jelas nikmat banget.

Sayur-sayuran dan buah-buahan banyak mengandung vitamin C, E, dan A yang diperlukan oleh kulit. Jenis-jenis vitamin inilah yang memberi nutrisi kulit kita. Sayur dan buah yang biasa saya beli antara lain strawberry, mangga, apel, anggur, kiwi, jeruk, selada air, tomat.

Intinya, tinggalkan kebiasaan makan makanan berat dan gantilah dengan buah-buahan dan sayuran.

2. Mengoleskan lidah buaya ke muka dan kulit kepala

Lidah buaya sejak dari zaman purba (oke ini lebay), sejak zaman dulu menjadi bahan utama perawatan kulit. Lidah buaya mengandung Vitamin A, C, E, folic acid, choline, B1, B2, B3 (niacin), B6, B12, kalsium, magnesium, zinc, chromium, selenium, sodium, iron, potassium, copper, mangan, asam amino, dan lain-lain buanyak banget deh.

Baca juga  11 Peralatan yang Harus Disiapkan Sebelum Memelihara Kucing

Intinya, manfaat zat yang terkandung dalam lidah buaya tersebut adalah sebagai berikut:

– melembabkan kulit

– meningkatkan elastisitas kulit

– membantu suplai oksigen ke kulit

– anti bakteri dan anti jamur

– Mengatasi gangguan kulit lain seperti terbakar matahari, gigitan serangga, dan lain-lain.

– dan masih banyak lagi manfaat lidah buaya lainnya.

Saya sendiri merasakan manfaat lidah buaya ini. Ketika kulit mulai berjerawat, saya mengoleskan lidah buaya dan sembuh dalam beberapa hari. Karena kulit kering, saya pun mulai rutin mengoleskan lidah buaya ke kulit muka dan kepala. Hasilnya? Efek yang secara langsung terasa sih kulit muka menjadi lebih segar dan elastis.

Selain mengoleskan ke kulit dan kepala, saya juga sering mencampurkan ke dalam salad atau minuman. Habis, rasanya segar sih hehehe. Yang terakhir ini bukan termasuk perawatan, hanya suka saja makan/minum lidah buaya.

3. Minum Kolagen

Kolagen adalah protein yang paling banyak terdapat di tubuh dan sebagian besar tersimpan di dalam kulit, rambut, kuku, dan persendian. Setelah berusia 25 tahun, produksi kolagen dalam tubuh akan terus menurun sekitar 1,5% per tahun seiring bertambahnya usia dan akan berhenti berproduksi saat usia kita 40 tahun. Karena kekurangan kolagen, elastisitas kulit berkurang. Kulit menjadi kering dan berkeriput.

Ide meminum kolagen ini saya dapatkan dari forum perawatan kecantikan. Banyak yang merasa kulit muka menjadi kenyal setelah meminum kolagen. Saya pun ikut-ikutan hahaha.

Nah, di antara dua perawatan di atas, meminum kolagen ini yang mempunyai dampak paling cepat. Beberapa hari setelah meminum kolagen, kulit saya menjadi kenyal. Ketombe hilang sama sekali. Gatal-gatal di kulit kepala lenyap.

Baca juga  5 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Membeli Rumah

Sayangnya harga kolagen ini masih lumayan mahal, antara 300ribu sampai 500ribu. Kolagen yang didapat secara alami pun juga lumayan bikin repot. Tapi ya sudah lah ya, toh sebotol kolagen yang harganya 300ribu-500ribu tersebut bisa digunakan selama 2 bulan. Artinya, hanya butuh 5ribu-10ribu rupiah sehari. Masih wajar lah ya.

4. Istirahat dan olahraga yang cukup

Ini adalah perawatan yang paling berat. Musuhnya adalah rasa malas dan pekerjaan/pergaulan sosial yang membuat kita menjadi kurang tidur dan kurang olahraga. Sampai sekarang pun saya masih terkendala di perawatan ke-empat ini.

Perawatan 1-3 sebenarnya sudah cukup efektif menurut pengalaman saya. Namun ditambah perawatan ke-empat, segalanya menjadi sempurna. Perawatan ke-empat ini mempercepat efektivitas perawatan 1-3.

so, mau membuktikan sendiri? Saya sih sudah membuktikan sendiri dan berhasil.

 

LEAVE A REPLY