Review Tanaman: Morning Glory

0
510
Morning Glory

Morning Glory adalah tanaman paling mudah tumbuh di halaman rumah saya. Saya pernah membeli tanaman yang sudah jadi. Dalam beberapa hari sudah merambat liar di batang tanaman lain yang lebih besar. Kebetulan saya menanam di dekat tanaman lain. Selain itu, saya juga pernah menanam dari biji. Dalam beberapa hari, biji tersebut telah tumbuh menjadi kecambah. Dalam beberapa minggu, kecambah sudah menjadi tanaman yang besar dan berbunga. Mudah bukan?

Ukuran. Ukuran tanaman dapat menjadi sangat besar karena sifatnya yang menjalar kemana saja tak terkendali. Namun demikian, Morning glory tidak memerlukan lahan yang luas. Bahkan saya hanya menanamnya di pot. Ukuran bunga standar sih, tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar. 

Warna. Warna bunga lumayan beragam. Saya hanya mempunyai yang warna ungu, biru, dan merah (Scarlett O’hara).

Morning Glory “Scarlett O’Hara”

Wangi. Tak ada aroma dari bunga Morning Glory. Ada sih sejenis Morning Glory yang beraroma, namanya Moon Flower. 

Perawatan. Perawatan Morning Glory mudah tapi bikin deg-degan. Saya tak merawat tanaman ini secara spesifik. Hanya membiarkan tanamannya tumbuh bebas dan mengarahkan sulurnya biar rapi. Namun, merawat tanaman ini juga bikin deg-degan jika kita tidak hati-hati. Batangnya yang kecil mudah patah. Saya sering secara tidak sengaja memotong batang di area dekat pangkal bawah. Akibatnya, tanaman bagian atas mati! Walaupun sebenarnya tak perlu khawatir karena  tanaman bagian bawah masih bisa mengeluarkan tunas cabang yang baru beberapa hari berikutnya.

Media Tanam. Media tanam yang saya gunakan adalah sekam bakar. Karena sifat media tanam ini tidak begitu mengikat air, saya  menyiram Morning Glory sehari sekali.

So, jika kamu ingin tanaman yang merambat, tidak membutuhkan lahan yang besar, berbunga hampir tiap hari, serta mudah perawatannya, Morning Glory adalah pilihan yang tepat untukmu.

Baca juga  Susahnya Menanam Anggrek Bulan

LEAVE A REPLY